29 – 30 Maret 2008, MAN Insan Cendekia, Bumi Serpong Damai

Telah berlangsung Ujian Saringan Masuk Institut Teknologi Bandung 2008 di Daerah. Gw termasuk salah satu pesertanya dan gw mengincar Sekolah (yang tahun depan rencananya berubah menjadi Fakultas, semoga :)) Teknik Elektro dan Informatika. FYI, STEI menurut ITB adalah Sekolah/Fakultas yang memiliki tingkat kesulitan relatif tertinggi, 84. Tes yang berlangsung 2 hari itu, menurut gw, cukup bikin sport jantung juga. Gimana nggak, soalnya aja kayak ‘gitu’, mengerikan. Dan gw ga sendirian, rata – rata temen – temen gw  dari CC yang ikut USM ini juga berpendapat hal yang sama. Semua tinggal berharap pada hasil. Berikut kronologinya.

USM ITB itu, seperti yang gw bilang di atas, berlangsung selama 2 hari. Hari pertama, 29 Maret 2008, dilangsungkan psikotest. Psikotest ini durasinya 5 jam. Standar psikotest yang diadain instansi – instansi terkenal kayak LPT UI ato FPsikologi Atma Jaya. Soalnya juga standar. Kecuali soal deret bilangannya yang menurut gw agak susah. Seperti biasa ada Wartegg test, Krappelin test (test kertas koran yang bikin cape itu ,lho) dan test menggambar pohon. Intinya ga terlalu beratlah.

Kemudian, hari kedua 30 Maret 2008, diadakan test bakat skolastik, bahasa inggris, matematika, dan MIPA Terpadu. Tes skolastik itu intinya tes buat melihat kemampuan penalaran dan bakat kita. Tipe soalnya agak sulit diceritakan di sini. Intinya, mirip2 psikotest cuma diberi penekanan lebih pada logika. Sebagai gambaran, ada 7 soal analitik yang tipenya mirip soal analitik seleksi OSN tingkat provinsi jaman gw dulu. Gahar deh -_-“. Terus ke tes bahasa inggris. Menurut gw sih ini biasa aja. Critical reading cuma 2 bacaan, jauh dari ekspektasi gw yang sampe 4-5 bacaan. Di CC bahkan try outnya bacaan yang diambil dari tes TOEFL n ada 6 bacaan. Terus tes grammarnya juga ga begitu advanced menurut gw. Cuma sekitar penggunaan gerund, as if/as though, if clause dan tenses simple. Ga kayak di CC yang isinya udah perpaduan causative, would rather n if clause. Agak gampanglah inggrisnya. Nah, masuk ke Matematika dasar. Ini dia topnya. Kelas berat cuy soalnya. Contoh yang menurut gw nampol : “Diketahui f(x) = 4x^3 + 8x^2 + px + q. Ada berapa banyak fungsi f(x) berbeda yang bisa dibuat jika ketiga akarnya adalah bilangan bulat positif yang berbeda?”. Nah loh. Pusing gw. Ga ngerti😦. Gw kosong  6 dari 40 soal. Ga mau ambil risiko -1. Rata2 temen gw juga kosong segitu. Bahkan rank 2 angkatan di CC kosong 10 -_-“. Serem banget. Terus ke MIPA Terpadu, ini lebih cacat lagi. Intinya, di sini ada bacaan ilmiah gitu. Terus, diberikan pertanyaan2 dari bacaan itu yang menyangkut aspek Matematika, Kimia, Fisika dan Biologi. Misal, ada grafik suhu basal terhadap massa tubuh mahluk hidup yang sifatnya logaritmik, tentukan rumus fungsinya. Itu apa yah ? -_-“. Stress gw.

Kira – kira begitulah gambaran USM ITB. Buat mereka yang belum mengikuti USM ITB dan berencana untuk ikut USM 2 atau tahun depan, gw bukan menakut – nakuti. Tapi, gw cuma pengen memberi gambaran agar anda sekalian dapat mempersiapkan dengan baik dan mantap. Ga kayak gw.😦