Kawah candradimuka Canicomp, CC@G, telah berakhir. Hasilnya ga mengecewakan menurut gw, meskipun dari 4 tim cuma ada 1 tim yang berhasil masuk top 3. 1 tim hampir masuk top 3, 2 tim lainnya mengalami apa yang gw sebut human error n technical errorđŸ˜€. Tapi it’s ok. Yang terpenting bukan hasilnya menurut gw, tapi proses bagaimana mereka meraih itu. Berikut gw jelaskan singkat apa yang terjadi menurut sepenglihatan n evaluasi gw (CMIIW please :D) :

  • Tim A (Henry P + Michael James) : tim yang paling sukses memadukan strategi dan pencapaian tujuan. Udah diwanti – wanti dari awal bahwa senior (Henry) harus memberikan kesempatan pada junior (Michael James) buat kerja. Henry betul – betul menerapkan itu dengan memberikan jatah 2 soal ke James. Tapi, di sini letak pinternya Henry, dia pake strategi senior-first. Jadi, dia kerjain dulu soal yang agak susah cepet – cepet biar dapet bonus waktunya gede, baru abis itu dikasih ke junior sepenuhnya.
  • Tim B (Adhit + Christianto) : tim yang cukup berhasil mencapai tujuan, tapi kurang didukung strategi. Ga seperti Tim A, Adhit n Chris ga pake strategi senior-first, jadi keteteran di waktu. Tapi, yang cukup membanggakan Chris sebagai junior berhasil bikin 1 soal level middle TANPA bantuan n chloe dari Adhit SAMA SEKALI. Cukup bagus untuk yang baru belajar programming 3 bulan.
  • Tim C (Leon + Vincentious) : Leon agak salah pake strategi di awal. Memberikan kesempatan pertama ke junior dan stuck di 1 soal selama 45 menit. Sudah jelas bonus waktu pasti keteteran jauh.
  • Tim D (Hartman + Edwin) : tim paling nyesek gw bilang. Edwin ud susah – susah bikin 1 soal, tapi pas di-submit juri kasi feedback Presentation Error (sok keren bahasanya :p) padahal menurut keterangan Hartman udah dicek untuk semua kondisi n ga ada yang salah. Diagnosa sementara sih kayaknya gara – gara kurang new line. Swt berat salahnya…… -_-“

Sabtu besok mo diadain evaluasi CC@G 8, semoga si para junior mendapatkan pengalaman n cukup serta motivasi buat lebih maju lagi dan lagi. Soalnya, semua berawal dari nol. Bahkan mereka – mereka yang udah berhasil masuk pelatnas TOKI pun berawal sama seperti mereka. Jadi, tidak ada hal yang tidak mungkin kan ? Selamat berjuang terus teman – temanku…..